Prinsip Prinsip Desain Visualisasi Data
Prinsip Prinsip Desain Visualisasi Data
Visualisasi
data adalah
salah satu langkah dalam menganalisa data dan menyajikannya ke pengguna.
Visualisasi data mengacu pada teknik yang digunakan untuk
mengkomunikasi data atau informasi dengan membuatnya sebagai objek visual
(misalnya, titik, garis, atau batang) dalam grafik.
1. Grapics Display
Grafik memungkinkan perbandingan kuantitas. grafik disini membahas mengenai grafik berupa histogram. Orang menilai garis lebih baik dari pada ruang. Singkirkan semua elemen grafis yang tidak perlu. Pastikan batas sumbu Anda identik
2. Color
Warna kontras menarik perhatian. Hindari terlalu banyak warna. Penggunaan warna kontras yang strategis menonjolkan poin penting. Kami menunjukkan pergeseran dari waktu ke waktu dengan warna kontras. Gunakan pemetik warna agar sesuai dengan warna penekanan Anda pada sebuah tema. Dua kunci cek Bagaimana orang buta warna melihat bagan Anda? Bagaimana grafik Anda saat dicetak hitam putih?
3. Text
Huruf dan angka. Pilih font berdasarkan mode presentasi, Jika Anda membuat laporan tercetak, gunakan serif, Jika Anda menampilkan secara elektronik, gunakan san serif. Ukuran huruf menunjukkan hirarki kepentingan. Ukuran huruf menunjukkan hirarki "kepentingan". Informasi lebih penting harus dalam font yang lebih gelap.
4. Arragement
Susunan atau tata letak. Prinsip Desain: Desain yang Baik untuk Visualisasi Data. Empat elemen yang akan kita bahas hari ini. Elemen desain membantu informasi kelompok mata. Prakarsa Kesiapsiagaan Darurat NNLM. Diagram batang yang menunjukkan tingkat pra-tes dan tingkat pasca-tes aktivitas kesiapsiagaan darurat untuk lima aktivitas spesifik. Bagan tersebut menampilkan "bagan sampah" yang mencakup garis grid, label bar, dan legenda yang ditempatkan di sisi kanan grafik batang. Bilah baseline berwarna biru dan bar tindak lanjut berwarna hijau. Sederhanakan dengan membuang junk chart. Gunakan label dan bukan legenda. Batang yang dieliminasi tidak relevan. Sorot area untuk diperhatikan. Ditambahkan judul yang lebih baik. Tujuan visualisasi adalah wawasan, bukan gambar? -Ben Shneiderman
2. Color
Warna kontras menarik perhatian. Hindari terlalu banyak warna. Penggunaan warna kontras yang strategis menonjolkan poin penting. Kami menunjukkan pergeseran dari waktu ke waktu dengan warna kontras. Gunakan pemetik warna agar sesuai dengan warna penekanan Anda pada sebuah tema. Dua kunci cek Bagaimana orang buta warna melihat bagan Anda? Bagaimana grafik Anda saat dicetak hitam putih?
3. Text
Huruf dan angka. Pilih font berdasarkan mode presentasi, Jika Anda membuat laporan tercetak, gunakan serif, Jika Anda menampilkan secara elektronik, gunakan san serif. Ukuran huruf menunjukkan hirarki kepentingan. Ukuran huruf menunjukkan hirarki "kepentingan". Informasi lebih penting harus dalam font yang lebih gelap.
4. Arragement
Susunan atau tata letak. Prinsip Desain: Desain yang Baik untuk Visualisasi Data. Empat elemen yang akan kita bahas hari ini. Elemen desain membantu informasi kelompok mata. Prakarsa Kesiapsiagaan Darurat NNLM. Diagram batang yang menunjukkan tingkat pra-tes dan tingkat pasca-tes aktivitas kesiapsiagaan darurat untuk lima aktivitas spesifik. Bagan tersebut menampilkan "bagan sampah" yang mencakup garis grid, label bar, dan legenda yang ditempatkan di sisi kanan grafik batang. Bilah baseline berwarna biru dan bar tindak lanjut berwarna hijau. Sederhanakan dengan membuang junk chart. Gunakan label dan bukan legenda. Batang yang dieliminasi tidak relevan. Sorot area untuk diperhatikan. Ditambahkan judul yang lebih baik. Tujuan visualisasi adalah wawasan, bukan gambar? -Ben Shneiderman
Secara umum prinsip - prinsip dalam penyusunan tata letak terdiri atas :
Kesebandingan (Propotion)
Merupakan perbandingan antar satu bagian dengan bagian lain, atau antar bagian - bagian dengan unsur keseluruhan secara visual memberikan efek menyenangkan, artinya tidak timpang atau janggal baik dari segi bentuk maupun warna.
Keseimbangan dapat di jangkau dengan menunjukkan hubungan antara :
1. Suatu elemen dengan elemen yang lain
2. Elemen bidang/ruang dengan dimensi bidang/ruangnya
3. Dimendi bidang/ruang itu sendiri
Langkah - langkah menata tata letak untuk menciptakan proposi :
1. Tentukan unsur - unsur yang akan ditampilkan dalam layout
2. Tentukan unsur utama yang akan menjadi pusat perhatian
3. Unsur yang menjadi prioritas dan sebagai pendukung dapat menggunakan warna yang mencolok atau sebaliknya
4. Berikan ruang kosong untuk memberikan kesempatan kepada unsur utama untuk menyampaikan pesannya.
5. Mainkan beberapa bidang atau unsur dengan variasi ukuran sesuai peran masing - masing dalam komposisi tersebut.
Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan (balance) adalah salah satu poin penting keberhasilan sebuah desain. Semua orang suka dengan keadaan nyaman (tidak timpang).
Referensi :
Referensi :
http://websitebulderrs.blogspot.co.id/2017/08/dasar-desain-grafis-prinsip-prinsip.html
https://rizcafitria.wordpress.com/2011/04/30/teknik-visualisasi-ide/
https://rizcafitria.wordpress.com/2011/04/30/teknik-visualisasi-ide/


Komentar
Posting Komentar